Tuesday, October 4, 2016

Belajar Membuat Mainan dari Barang Bekas

Suatu sore, Dodi datang ke taman bermain dengan ekpresi wajah murung. Asep, Siti dan Rina menghampiri Dodi dan menanyakan penyebab Dodi berwajah murung. Dodi pun menunjukan kerangka layang-layang bekasnya yang masih utuh. Namun, kertas layang-layang sudah sobek karena tersangkut di pohon.
Melihat temanya sedih, Asep  sangat iba. Asep mencari ide agar bisa menghibur Dodi. Akhirnya, Asep memiliki ide untuk membuat layang-layang dari Koran Bekas yang banyak menumpuk di rumahya. Asep menyampaikan  ide tersebut kepada teman-temanya. Teman-temanya pun  menyetujui ide Asep. Asep segera pulang ke rumah sebentar untuk mengambil kertas Koran, gunting, dan lem.
Siti pun jadi memiliki ide untuk membuat baju boneka dari bahan kain perca sisa ibunya menjahit. Rina teringat bahwa di rumahnya ada bekas sandal jepit yang sudah tidak layak pakai. Rina menceritakan idenya kepada Siti, begitu pula sebaliknya; Siti pun menceritakan idenya kepada Rina. Mereka pun memutuskan untuk segera pulang ke rumah untuk mengambil bahan dan alat yang akan digunakan dalam membuat mainan yang mereka inginkan.
Setelah mengambil bahan dan alat dari rumah  masing-masing, mereka pun berkumpul untuk membuat mainan bersama-sama. Dodi dan Asep sibuk mengukur kertas yang akan di tempelkan dikerangka layang-layang. Lalu, mereka menempelkanya dengan lem dan layang-layang mereka beri ekor. Siti yang dibantu Rina asik menggunting kain, Siti menjahitnya agar bisa menjadi baju boneka. Rina sibuk membuat pola di atas sandal jepit bekas. Rina ingin membuat rumah boneka dari sandal jepit bekas, mereka sungguh kreatif. Mereka bahagia karena bisa memanfaatkan barang bekas untuk membuat mainan.
 
Dikutip dari buku paket Bahasa Indonesia Kelas IV 
Oleh Kelompok 1:
  1. Reyhan
  2. Ezzy
  3. Devon
Load disqus comments

0 comments